AHLAN WASAHLAN

WILUJENG SUMPING DI WEWENGKON SIMKURING NU RESEP CURAT CORET TEU NGANGGO PULPEN JEUNG KERTAS MINANGKA NGABEUBEURAH SORANGAN MANAWI WE AYA MANFAAT NA KANGGO SAMPEAN HATURNUHUN TOS SINDANG KA DIEU ULAH HILAP SINDANG DEUI NYA....HATURNUHUN

Rabu, 22 Juni 2011

PERENCANAAN PROGRAM PENYULUHAN PERTANIAN


  1. Perubahan Terencana
Latar belakang dari perubahan adalah adanya keinginan manusia untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan atau untuk memecah masalah-masalah yang dirasakan, dengan memodifikasi sumberdaya dan lingkungan hidupnya, melalui pemaparan ilmu pengetahuan atau teknologi yang dikuasainya. Ditemukanya inovasi-inovasi yang memberikan peluang bagi setiap manusia untuk memenuhi kebutuhan atau memperbaiki kesejahteraan hidupnya tanpa harus mengganggu lingkungan aslinya. Kedua alasan itulah yang seringkali menumbuhkan motivasi pada seseorang untuk melakukan upaya-upayatertentu yang mengakibatkan terjadinya perubahan-perubahan. Sebab, jika dia tetap tinggal diam, dia menjadi orang yang terbelakang atau ketinggalan jaman.
Perubahan terencana pada hakekatnya merupakan suatu perencanaan proses yang dinamis, yang direncanakan oleh seseorang (secara individual atau yang tergabung dalam lembaga-lembaga sosial). Artinya, perubahan tersebut memang menuntut dinamika masyarakat yang mengantisipasi keadaan-keadaan dimasa mendatang (yang diduga akan mengalami perubahan) melalui pengumpulan data baik yang aktuala maupun yang potensial dan menganalisanya, untuk kemudian merancang suatu tujuan-tujuan dan cara mencapai tujuan-tujuan yang diinginkan dimasa mendatang. Oleh sebab itu, perubahan terencana selanylu menuntut ada perencanaan, pelaksanaan dan hasil-hasil kegiatan yang telah dilaksanakan. Disamping itu perubahan terencana tidak hanya memrlukan sumberdaya yang berupa modal, tetapi perubahan-perubahan itu akan terwujud jika dilaksanakan oleh individu-individu atau kelompok orang yang memiliki sikap, pengetahuan dan keterampilan tertentu yang dapat dihandalkan dan sering kali juga memerlukan kelembagaan tertentu.

  1. Pengertian tentang Perencanaan Program Penyuluhan
Perencanaan adalaha suatu proses pengambilan keputusan yang berdasarkan fakta, mengenai kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan demi tercapainya tujuan yang diharapkan atau yang dikehendaki. Ada beberapa definisi tentang perencanaan program diantaranya :
  1. Perencanaan program, merupakan suatu proses yang berkelanjutan. Artinya, perencanaan program merupakan suatu rangka kegiatan pengambilan keputusan yang tidak pernah berhenti sampai tercapainya tujuan (kebutuhan, keinginan, minat) yang dikehendaki.
  2. Perencanaan program, dirumuskan oleh banyak pihak. Arinya,dirumuskan oleh penyuluh bersama-sama masyarakat sekitar penerima manfaat dengan didukung oleh spesialis, praktisi, dan penentu kebijaksanaan yang berakaitan dengan upaya-upayapengembangan masyarakat setmpat.
  3. Perencanaan program dirumuskan berdasarkan fakta (bukan dugaan) dan denagan memanfaatkan sumberday yang tersedia yang mungkin dapat digunakan.
  4. Perencanaan program meliputi perumusan tentang keadaan, masalah, tujuan, dan cara (kegiatan) untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan
  5. Perencanan program dinyatakan secara tertulis. Artinya, perencanaan program merupakan pernyataan tertulis tentang keadaan, masalah, tujuan, cara tujuan, dan rencan evaluasi atau hasil pelaksanaan yang telah dirumuskan.

  1. Arti Penting Perencanaan Program penyuluhan
Adapun beberapa alasan yang melatar belakangi diperlukanya perencanaan program, dapat dikemukakan sebagi berikut :
  1. Memberikan acuandalam mempertimbangkan secara seksama tentang apa yang harus dilakukan dan bagimana cara melaksanakannya.
  2. Tersedianya acuan tertulis yang dapat digunakan oleh masyarakat (umum).
  3. Sebagi pedoman pengembilan keputusan terhadap adanya usul/sasaran penyempurnaan yang baru
  4. Memantapkan tujuan-tujuan yang ingin dan harus dicapai, yang perkembanganya dapat diukur dan dievaluasi.
  5. Mencegah kesalah artian tentang tujuan akhir, dan mengembangkan kebutuhan-kebutuhan yang dirasakan maupun yang tidak dirasakan
  6. Memberikan kelangsungan dalam diri personel, selama proses perubahan berlangsung.
  7. Membantu pengembangan kepeminpinan
  8. Menghindarkan pemborosan sumberdaya (tenaga, biaya, dan waktu).
  9. Menjamin kelayakan didalam masyarakat dan yang dilaksanakan sendiri oleh masyarakat setempat.

  1. Ukuran Perencanaan Program yang baik
Berikut adalah beberapa acuan tentang pengukuran program yang baik, yang mencakup :
  1. Analisis fakta dan keadaan
  2. Pemilihan masalah berlandaskan pada kebutuhan
  3. Jelas dan menjamin keluwesan
  4. Merumuskan tujuan dan pemecahan masalah yang menjanjikan kepuasan
  5. Menjaga keseimbangan
  6. Pekerjaan yang jelas
  7. Proses yang berkelanjutan
  8. Merupakan proses belajar dan mengajar
  9. Merupakan proses koordinasi
  10. Memberikan kesempatan evaluasi proses dan hasilnya.

  1. Keberhasilan Perencanaan program penyuluhan
Proses pengembangan adalah prorses interaksi semua pihak (pengusaha dan masyarkat) untuk memperbaiki mutu hidup masyarakat. Ada lima faktor menonjol yang penting untuk selalu diperhatikan kelima faktor itu adalah :
  1. Identitas sistem social yang bersangkutan.
  2. Identifikasi mengenai “key individual” dalam struktur kekuasaan dari masyarakat penerima manfaat
  3. Penerimaan tujuan program oleh“key individual”
  4. Peran serta secara aktif “key individual” dan inividu dalam masyarakat
  5. Dorongan aktif dari setiap individu dalam masyarakat.


Tahapan perencanaan dan pelaksanaan kegiatan, yang mencangkup 8 tahap :
  • Pembebasan ide-ide
  • Perumusan kebutuhan
  • Kesepakatan untuk bertindak
  • Pemantaban tujuan dan rencana kegiatan
  • Mobilisasi sumberdaya
  • Penyebarluasan program
  • Pentahapan pelaksanaan kegiatan, dam
  • Evaluasi kegiatan.
Perencanaan program penyuluhan memiliki tahapan yang mencangkup
  • Pengumpulan data keadaan
  • Analisis dan evaluasi fakta-fakta
  • Identifikasi masalah
  • Pemilihan masalah yang ingin dipecahkan
  • Perumusan tujuan-tujuan dan/atau penerimaan manfaat penerima manfaat
  • Perumusan alternative pemecahan masalah
  • Penetapan cara proses mencapai tujuan (rencana kegiatan)
  • Pengesahan program peanyuluhan
  • Pelaksanaan kegiat
  • Perumusan evaluasi
  • Rekonsiderasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar