AHLAN WASAHLAN
Senin, 27 Juni 2011
Minggu, 26 Juni 2011
Air mata ibu
Apakah sebenarnya
Terbuku dikalbumu
Apakah erti linang airmata di pipimu
Ucapkanlah padaku
Tak bisa kurungkainya
Rahsia yang kau pendam itu
Aku hanya menduga
Tidak mampu merasa
Sebenar-benar perasaanmu
Pengorbanan yang kau lakukan
Untuk dewasakan ku
Pengorbanan yang kau lakukan
Untuk dewasakanku
Hanya bisa ditangguing oleh hati ibu
Namun kupercaya
Takkan terlerai kasih
Ikatan ini takkan putus
Telah kau telan lara
Dan terima segala
Dugaan dan badai yang melanda...
Duhai ibu
Terbuku dikalbumu
Apakah erti linang airmata di pipimu
Ucapkanlah padaku
Tak bisa kurungkainya
Rahsia yang kau pendam itu
Aku hanya menduga
Tidak mampu merasa
Sebenar-benar perasaanmu
Pengorbanan yang kau lakukan
Untuk dewasakan ku
Pengorbanan yang kau lakukan
Untuk dewasakanku
Hanya bisa ditangguing oleh hati ibu
Namun kupercaya
Takkan terlerai kasih
Ikatan ini takkan putus
Telah kau telan lara
Dan terima segala
Dugaan dan badai yang melanda...
Duhai ibu
Rabu, 22 Juni 2011
SOKA ITU.....
| Soka Ixora coccinea L. | |||||||
Nama umum
| Soka | ||||||
Klasifikasi Kingdom: Plantae (Tumbuhan) Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji) Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil) Sub Kelas: Asteridae Ordo: Rubiales Famili: Rubiaceae (suku kopi-kopian) Genus: Ixora Spesies: Ixora coccinea L. | |||||||
Kerabat Dekat | |||||||
KENANGAN MAPRES KU
SUMMARY
Attempt Increase the Livestock Production of Small Class
Through Cultivation of High Quality Forage In Order To Reduce Imports of Meat In Indonesia
Protein requirements one agent of development that can determine the competitiveness of a country's human resources is a major concern in the provider. Animal protein is the largest portion supporting the availability of protein to meet needs. The population of Indonesia, according to Human Depelovmen Index (HDI) is currently around 238 million people with annual growth rate of 1.25 percent. During this to meet the needs of animal protein, are still sourced from imported meat which has the biggest portion in addition to local meat production. Special beef demand increases every year, in line with the increase in population and improvement of income that will also affect the elasticity of demand for beef.The consumption of meat per capita per year in a row from 2007 to 2009 it has decreased due to lack of domestic production and the effects of the economic crisis that hit Indonesia since 1998 and the lack of high-quality conventional feed. But on the other hand demand for of meat in Indonesia has increased mainly from middle to upper economic class. Thus the need for of meat is still sourced from imports that make it difficult to increase the national income and the solution has been offered is still highly partial.
The idea that we offer the form of high quality feed crop development on a small scale of farms in order to curb imports of of meat. The program was conducted with the optimization and the opening of new lands for cultivation feed crop. It is applied to areas that have the potential of a small scale of farms.
Pennisetum purpureum is one that has a superior grass production and high nutritional value. With the potential of land resources qualified to grow elephant grass, plant it does not depend on the season. In the dry season can be harvested two times and in the rainy season could be three times, while the production up to three years. A net profit obtained with an area of one hectare of land sales system blow is Rp 18.54 million / year with a B / C ratio of 1.49 and Break Even Point (BEP) = 2.49 with a production of 300 tons / ha (Prasetyo, 2004).
SOKA
Hidup bukan untuk berdiam diri,
hidup ada untuk kita jalani
Cobaan bukan untuk ditakuti, Cobaan harus kita hadapi
Bagai mengarungi lautan lepas, menghadpi ombak badai” (So7, 2011)
Begitulah yang terjadi dalam kehidupan penggalan lagu diatas salah satu yang memotivasi diri ini untuk menulis beberapa kalimat ini. Sejak sabtu malam tanggal 14 Mei 2011 masih ada rasa ragu untuk menjalankan tantangan ini ya tantangan yang bermakna peluang memberikan kesempatan untuk mengolah diri ini lebih dari sebelumnya. Jujur hati ini masih belum mantap untuk melangkah mengikuti alur ini karena menjadi pandega bhakti memang bermakna sangat luas dan dalam bagi diri ini. Namun sesusai dengan penggalan lagu diatas hidup ini bukan untuk berdiam diri, walaupun ada perasaan tidak snggup dengan melihat segudang aktiftas sebagi mahsiswa peternakn UNDIP. Diri ini mencoba dengan berbekal keterbatasan yang ada dan penguatan keyakinan memandang kedepan moncoba mengatakan BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM..melangkah menuju pandega BHAKTI racana Diponegoro.
Dibait pertama…dibait pertama..sekuat kaki ini mencoba berlari (S07,2011)
Mencoba menganalisa apa yang menjadi munculnya kata tidak mantap dalam hati ini, penyebab utamanya adalah dengan latar belakang kekurangan diri sebagi makhluk yang tidak sempurna, terutama dalam segi loyalitas yang masih jauh mendapatkan nilai terbaik bagi racana diponegoro meskipun diri ini dipercaya dalam kedudukan yang sangat strategis sebagi pemangku adat rasanya masih jauh dalam kata maksimal untuk menjalakna tugas, seperti halnya menyeimbangi kinerja parner yang baik, mendampingi setiap ARD serta memberikan Tauladan. Kekurangan yang tidak kalah pentingnya adalah mobilitas yang masih tinggi selain sebagai mahasiswa fakultas PETERNAKAN undip yang notabene mempunyai jadwal praktikum yang banyak, Alhamdulillah diri ini hadir di racana Diponegoro karena mendapatkan kesempatan sebagi Etoser, namun ada tantangan tersendiri yang membedakan diri ini sebagai etoser sekaligus ARD dengan ARD lain, yaitu dalam kefokusan dan pembagian komitmen diri ini meyakini bukan menjadi gangguan atau halangan hanya saja menjdi kekurangan diri dalam kefokusan untuk racana diponegoro secara full.
Coba rebahkan naluri itu…
Pejamkanlah Matamu dan Percayakan Pada hatimu (So7,2005)
Ada sebuah keyakinan diri ini yang muncul dan dapat membangun rasa percaya diri setalah menganalisa beberapa peluang yang mungkin bisa di maksimalkan dalam diri ini. Tidak dipungkiri diri ini mempunyai beberapa karakter yang baik untuk di dukung seperti :
- Berani mengambil resiko, penyuka tantangan
Seperti halnya status diri ini sebagai ARD sekaligus Etoser, begitu panjang perjuangan yang dihadapi untuk meyakinkan diri ini dan para pendamping dari pihak etos sebelum diri ini dikatakan sebagi ARD namun perjuangan ini tidak terlapas dari bantuan dan bimbingan mbak Umi Hani yang memberikan sinyal paham yang sama dan begitu juga dengan kakak-kakak terdahulu yang sebelumnya menjadi etoser sekaligus ARD. Banyak konsekwensi yang saya dapatkan namun di samping itu begitu banyak hikmah yang saya dapatkan pula.
- Inovatif, Kreatif, Mungkin karakter ini belum dapat dilihat secara langsung untuk racana Diponegoro, akan tetapi bagi diri ini dikehidupan sehari-hari karakter inovatif sering tampak semisalnya dalam memanfaatkan suatu peluang, menyajikan sesuatu atau memaki suatu barang dll. Contohnya pemakain jilbab, pembuatan buku agenda pribadi dan menggunakan kesempatan yang baik untuk menambah jam terbang,
- Supple, komunikasi terbuka
Salah satu karakter diri ini, siap ditempatkan dimanapun, dengan siapapun, dalam kondisi apapun. Dari berbagi pengalaman menghadapi tantangan Alhamdulillah diri ini dipercaya memiliki banyak teman, tahan banting dalam kondisi apapun dalam segi emosional. Selalu memahami lawan bicara, teman, kerabat dan sahabat. Masih di percaya sebagi tempat mencurahkan hati dan berkeluh kesah berbagai teman, sahabat dan kerabat.
Tak pernah kita pikirkan ujung perjalanan ini
Dan tak usah kita pikirkan ujung perjalanan ini
(So7, <2000)
Rangkaian kalimat diatas jauh dari kata pamer atau apapun itu, hanya saja diri ini mencoba untuk memandang kedepan memperkuat diri untuk selalu bearada dalam jalan-Nya, soma ke Ridhoan Allah SWT selalu menyertai perjalanan hamba. Dengan keimanan dan slalu mencoba dalam ketakwaan serta kewhormatan (Dasa darma dan tri satya) diri ini siap melaju, berlayar dalam lautan bebas kehidupan untuk membangyn kejayaan racan Diponegoro.
Akan ada harapan Sekali lagi seperti dulu…
Karena hidup harus berputar biarlah berputar…
(so7, 2005).
KONSEP PEMIKIRAN TENTANG PENGEMBANGAN RACANA DIPONEGORO MELALUI KEPEMINPINAN SIMPATIK DAN PENERAPAN MENEJEMEN PROGRAM
Makalah
Disusun sebagai Syarat Pelantikan Pramuka Pandega Bhakti Racana Diponegoro
KONSEP PEMIKIRAN TENTANG PENGEMBANGAN RACANA DIPONEGORO MELALUI KEPEMINPINAN SIMPATIK DAN PENERAPAN MENEJEMEN PROGRAM
Oleh :
Yayi Sonia Anggar Kusumah
RACANA DIPONEGORO
UNIT KEGIATAN MAHSISWA UNIVERSITAS DIPONEGORO
GUDEP KOTA SEMARANG 11.045 - 11.046
2011
PENDAHULUAN
Dalam perkembangannya sampai dengan saat ini Pramuka memiliki jumlah anggota terbesar bahkan jika dilihat dari prosentase keanggotaan World Scout Organization Movement (WOSM). Artinya di antara negara-negara WOSM, Indonesia memiliki jumlah anggota terbesar (Manar, 2011). Sayangnya potensi itu belum bisa menjadi suatu kebanggaan yang berarti bagi masyarakat bahkan kini Pramuka tidak menjadi suatu kebanggaan di masyarakat, baik kaum muda remaja maupun para orang tua.
Ada dua hal yang perlu dipikirkan dalam merevitalisasi gerakan kepramukaan. Pertama, membangun gerakan kepramukaan yang independen dan bebas dari intervensi politik, sehingga didukung oleh pondasi yang kuat dari segi pendanaan. Kedua, cara untuk menyampaikan metode kurikulum yang baru untuk Pramuka. Cara penyampaian ini penting, supaya dalam pelaksanaannya, Pramuka tidak lagi terkesan hanya sebatas prosedural saja. Disisi lain Racan Diponegoro yang merupakan Gerakan Pramuka tingkat Perguruan Tinggi di Universitas Diponegoro saat ini sedang mengalami Penurunan dalam Segi SDM yaitu sebagai Anggota Racana Diponegoro (ARD). Yang berimbas kepada kurang efektifnya Program- Program Kerja dengan berdampak kepada pengembangan organisasi Racana Diponegoro terhambat.
Penulisan makalah ini bertujuan untuk menyampaikan suatu gagasan atau model pemikiran yang kiranya bisa diaplikasikan sebagai strategi untuk mengembangkan Racana Diponegoro. Dengan diawali analisis Kekutan, Kelemehan, Peluang dan ancaman yang dimiliki Racana Diponegoro. Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan strategi. Lemahnya budaya kepeminpinan simpatik dan menejemen program yang baik, menjadi latar belakang penyampian gambaran konsep makalah ini. Oleh karena itu konsep pemikiran yang jelas dan sederhana tentang kepeminpinan simpatik dan menejen program sangat di butuhkan.
KONDISI RACANA DIPONEGORO
- Analisis Kekuatan
Racan Diponegoro Merupakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Diponegoro yang sudah terhitung paling tua dibanding UKM-UKM yang lain, hal itu menjadi sebuah kekuatan dimana Racana Diponegoro mempunyai pengalaman yang lebih dibanding UKM lain dan Anggota pendahulu yang menjadi keluarga besar Racana Diponegoro kini sudah terhitung sangat banyak yang dapat mendukung program-program Racana Diponegoro. Disamping itu Racana Diponegoro Merupakan bagian dari Oraganisasi Pramuka yang masih konsisten aktif dalam kegiatan-kegiatan Kepramukaan baik secara Internal maupun Eksternal. Hal itu membuktikan bahawa Racana Diponegoro menjadi bagian Organisasi Pramuka yang bersifat Universal dan mengglobal menjadi kekutan bagi Racana Diponegoro.
- Kelemahan
Tantangan yang dihadapi Racana Diponegoro saat ini adalah kurangnya SDM yaitu julamlah Anggota Racana Diponegoro yang semakin surut dari tahun ketahun jika dibandingkan Tahun awal yang seajak memasuki abad ke -21 Anggota Racana Diponegoro mengalami penurunan. Disamping itu lokasi Pangkalan Pramuka Undip (PPU) yang dikenal sebagai best camp Anggota Racana Diponegoro berbeda Lokasi dengan Pusat kampus yaitu di PKM Peleburan kampus Undip bawah sedangkan Anggota Racana Diponegoro saat ini kurang lebih 90% merupakan mahasiswa yang berasal dari program studi dengan lokasi di Kampus Tembalang selain itu jadwal kuliah dan jadwal Praktikum untuk ARD dari jurusan Ilmu exact sering mengganggu jalanya Program racana Diponegoro yang menjadi tantangan dalam menjalankanya.
- Peluang
Beberapa kekuatan Racana Diponegoro dapat menjadi sebuah Peluang yang baik bagi Racana Diponegoro diantaranya yaitu, Racana Diponegoro merupakan bagian dari Organisasai Pramuka yang bersifat universal dan global sehingga bisa diterima diberbagai kalangan. Disamping itu racana Diponegoro bagian dari Forum Komunikasi Racana Tingkat Perguruan Tinggi sehingga memberikan peluang untuk membuka link sebanyak mungkin yang bermanfaat untuk terselenggaranya suatu program Racana Diponegoro.
Peluang selanjutnya yaitu keberadaan Racan Diponegoro yang merupakan salah satu UKM Undip yang tertua sehingga menjadikan Racan Diponegoro Mempunyai banyak alumni yang kini disebut Purna Cisya merupakan salah satu kekeuatan dan Peluang yang baik untuk racana Diponegoro. Peluang ini diantaranya seperti pemberdayaan Purna Cisya dalam bimbingan, dukungan dan motivasi dalam terselenggaranya Program-program racana Diponegoro. Disamping itu peranan Purna Cisya sangat penting dalam membuka Link secara Eksternal seperti perusahaan dll.dengan banyaknya dukungan Purna Cisya racana Diponegoro sudah layak menjadi organisasai yang dewasa dan Mandiri dalam segi keorganisasaian. Peluang selanjutnya adalah keberadaan Racana Diponegoro dengan peran Majlis Gugus Depan yang dijabat langsung oleh Rektor Universitas diponegoro dengan dibantu oleh banyak pembina merupakan peluang untuk racana Diponegoro.
PERENCANAAN PROGRAM PENYULUHAN PERTANIAN
- Perubahan Terencana
Latar belakang dari perubahan adalah adanya keinginan manusia untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan atau untuk memecah masalah-masalah yang dirasakan, dengan memodifikasi sumberdaya dan lingkungan hidupnya, melalui pemaparan ilmu pengetahuan atau teknologi yang dikuasainya. Ditemukanya inovasi-inovasi yang memberikan peluang bagi setiap manusia untuk memenuhi kebutuhan atau memperbaiki kesejahteraan hidupnya tanpa harus mengganggu lingkungan aslinya. Kedua alasan itulah yang seringkali menumbuhkan motivasi pada seseorang untuk melakukan upaya-upayatertentu yang mengakibatkan terjadinya perubahan-perubahan. Sebab, jika dia tetap tinggal diam, dia menjadi orang yang terbelakang atau ketinggalan jaman.
Perubahan terencana pada hakekatnya merupakan suatu perencanaan proses yang dinamis, yang direncanakan oleh seseorang (secara individual atau yang tergabung dalam lembaga-lembaga sosial). Artinya, perubahan tersebut memang menuntut dinamika masyarakat yang mengantisipasi keadaan-keadaan dimasa mendatang (yang diduga akan mengalami perubahan) melalui pengumpulan data baik yang aktuala maupun yang potensial dan menganalisanya, untuk kemudian merancang suatu tujuan-tujuan dan cara mencapai tujuan-tujuan yang diinginkan dimasa mendatang. Oleh sebab itu, perubahan terencana selanylu menuntut ada perencanaan, pelaksanaan dan hasil-hasil kegiatan yang telah dilaksanakan. Disamping itu perubahan terencana tidak hanya memrlukan sumberdaya yang berupa modal, tetapi perubahan-perubahan itu akan terwujud jika dilaksanakan oleh individu-individu atau kelompok orang yang memiliki sikap, pengetahuan dan keterampilan tertentu yang dapat dihandalkan dan sering kali juga memerlukan kelembagaan tertentu.
- Pengertian tentang Perencanaan Program Penyuluhan
Perencanaan adalaha suatu proses pengambilan keputusan yang berdasarkan fakta, mengenai kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan demi tercapainya tujuan yang diharapkan atau yang dikehendaki. Ada beberapa definisi tentang perencanaan program diantaranya :
- Perencanaan program, merupakan suatu proses yang berkelanjutan. Artinya, perencanaan program merupakan suatu rangka kegiatan pengambilan keputusan yang tidak pernah berhenti sampai tercapainya tujuan (kebutuhan, keinginan, minat) yang dikehendaki.
- Perencanaan program, dirumuskan oleh banyak pihak. Arinya,dirumuskan oleh penyuluh bersama-sama masyarakat sekitar penerima manfaat dengan didukung oleh spesialis, praktisi, dan penentu kebijaksanaan yang berakaitan dengan upaya-upayapengembangan masyarakat setmpat.
- Perencanaan program dirumuskan berdasarkan fakta (bukan dugaan) dan denagan memanfaatkan sumberday yang tersedia yang mungkin dapat digunakan.
- Perencanaan program meliputi perumusan tentang keadaan, masalah, tujuan, dan cara (kegiatan) untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan
- Perencanan program dinyatakan secara tertulis. Artinya, perencanaan program merupakan pernyataan tertulis tentang keadaan, masalah, tujuan, cara tujuan, dan rencan evaluasi atau hasil pelaksanaan yang telah dirumuskan.
- Arti Penting Perencanaan Program penyuluhan
Adapun beberapa alasan yang melatar belakangi diperlukanya perencanaan program, dapat dikemukakan sebagi berikut :
- Memberikan acuandalam mempertimbangkan secara seksama tentang apa yang harus dilakukan dan bagimana cara melaksanakannya.
- Tersedianya acuan tertulis yang dapat digunakan oleh masyarakat (umum).
- Sebagi pedoman pengembilan keputusan terhadap adanya usul/sasaran penyempurnaan yang baru
- Memantapkan tujuan-tujuan yang ingin dan harus dicapai, yang perkembanganya dapat diukur dan dievaluasi.
- Mencegah kesalah artian tentang tujuan akhir, dan mengembangkan kebutuhan-kebutuhan yang dirasakan maupun yang tidak dirasakan
- Memberikan kelangsungan dalam diri personel, selama proses perubahan berlangsung.
- Membantu pengembangan kepeminpinan
- Menghindarkan pemborosan sumberdaya (tenaga, biaya, dan waktu).
- Menjamin kelayakan didalam masyarakat dan yang dilaksanakan sendiri oleh masyarakat setempat.
- Ukuran Perencanaan Program yang baik
Berikut adalah beberapa acuan tentang pengukuran program yang baik, yang mencakup :
- Analisis fakta dan keadaan
- Pemilihan masalah berlandaskan pada kebutuhan
- Jelas dan menjamin keluwesan
- Merumuskan tujuan dan pemecahan masalah yang menjanjikan kepuasan
- Menjaga keseimbangan
- Pekerjaan yang jelas
- Proses yang berkelanjutan
- Merupakan proses belajar dan mengajar
- Merupakan proses koordinasi
- Memberikan kesempatan evaluasi proses dan hasilnya.
- Keberhasilan Perencanaan program penyuluhan
Proses pengembangan adalah prorses interaksi semua pihak (pengusaha dan masyarkat) untuk memperbaiki mutu hidup masyarakat. Ada lima faktor menonjol yang penting untuk selalu diperhatikan kelima faktor itu adalah :
- Identitas sistem social yang bersangkutan.
- Identifikasi mengenai “key individual” dalam struktur kekuasaan dari masyarakat penerima manfaat
- Penerimaan tujuan program oleh“key individual”
- Peran serta secara aktif “key individual” dan inividu dalam masyarakat
- Dorongan aktif dari setiap individu dalam masyarakat.
Tahapan perencanaan dan pelaksanaan kegiatan, yang mencangkup 8 tahap :
- Pembebasan ide-ide
- Perumusan kebutuhan
- Kesepakatan untuk bertindak
- Pemantaban tujuan dan rencana kegiatan
- Mobilisasi sumberdaya
- Penyebarluasan program
- Pentahapan pelaksanaan kegiatan, dam
- Evaluasi kegiatan.
Perencanaan program penyuluhan memiliki tahapan yang mencangkup
- Pengumpulan data keadaan
- Analisis dan evaluasi fakta-fakta
- Identifikasi masalah
- Pemilihan masalah yang ingin dipecahkan
- Perumusan tujuan-tujuan dan/atau penerimaan manfaat penerima manfaat
- Perumusan alternative pemecahan masalah
- Penetapan cara proses mencapai tujuan (rencana kegiatan)
- Pengesahan program peanyuluhan
- Pelaksanaan kegiat
- Perumusan evaluasi
- Rekonsiderasi
Langganan:
Postingan (Atom)

