AHLAN WASAHLAN

WILUJENG SUMPING DI WEWENGKON SIMKURING NU RESEP CURAT CORET TEU NGANGGO PULPEN JEUNG KERTAS MINANGKA NGABEUBEURAH SORANGAN MANAWI WE AYA MANFAAT NA KANGGO SAMPEAN HATURNUHUN TOS SINDANG KA DIEU ULAH HILAP SINDANG DEUI NYA....HATURNUHUN

Selasa, 31 Januari 2012

DOKTER....CINTA ku


Dokter... cinta ku
Bulan bulan kebelakang ini..mungkin tepatnya pada tahun 2011, diri ini sering sekali berhubungan dengan namanya dokter, dokter disini tentunya dokter manusia lah..soalnya ni badan termasuk manusia hehehe.otak ini jadi berfikir apa yang terjadi sebenarnya dengan seluruh organ tubuh ini, memang sih nampak terlihat sehat bugar saja.. hanya mungkin kalo lihat dengan jelas ada sedikit kekurangan yaitu kurang sedikit berisi lah.. alias langsingnya terlalu hehe.. Nampak sekilas memang terlihat bugar-bugar saja kalo ada orang yang tidak memahami diri ini dengan benar ya wajar sajalah, dikeseharian saja diri ini selalu nampak orang normal, memang sebuah pantangan besar kalo harus memperlihatkan kesakitan atau ngeluh di depan orang lain kecuali di depan orang-orang spesial z sih..ini badan kadang aneh terutama kepala...eum dokter di salah satu Rumahsakit yang 2 kali sempat jadi tenpat nginap sih, bilangnya harus dikasih obat terus..evry day..gilee..bgt kan “ gimana nanti sang Ginjal..selain itu gimna departemen perekonomian padahal sudah tidak ada devisa yang rutin hehehe..ya seperti itulah mengingat satu pil permen kecil yang pahit itu yang sering kita kenal dengan obat hargnya tujuh rebu satu pil so satu hari butuh 14.000 belum dikali tiga puluh hari dalam satu bulan dan satu tahunya berapa?, yang ada tabungan ambles..hehe memang dah kenyataan tuh ambles entah kemana.
Setelah dipikir-pikir lagi kenapa sih harus ke dokter? Eh ternyata ada sebuah memori yang terbuka kembali sejak tertutup 3 tahun di pondok indah yang kami biasa sebut“Asetri” hehe..jadinya pengen ketawa deh ingat itu. Asal muasal kenapa ketemu dokter terus karena belum tuh, ketemu dokter laki-laki yang cakep, baik hati, pintar plus tajir dan selama ini ketemunya alhamdulillah selalu dengan ibu dokter yang baik hati berjilbab lebar, ramah, dan perhatian naman panggilanya pun mirip dengan nama ini hanya saja beda huruf vokal akhir. Tiga tahun yang lalu pas SMA masa yang memang bisa dibilang prihatin deh, ketika melihat mama tergeletak lemah di atas ranjang sebuah rumah sakit umum di kota asal diri ini. Karena kami termasuk orang golongan bawah dari segi ekonominya kami pun harus rela melihat mama di rawat di ruangan kamar yang paling rendah kualitasnya miris sekali deh kalo ingat hal itu.
Dari sanalah hati ini ada sebuah keinginan menjadi seorang dokter kalo tidak kesampaian punya Pasangan hidup harus dokter utuk tipe dokternya tidak spesifik masih abstrak namun keinginan itu memang tertancap dalam dilubuk hati ini, ya jujur dah sampai saat ini masih ada tuh masih mencapai 80% lah,, masih besar kan?. Ketika pertama keinginan itu tumbuh dihati bertepatan pada saat ujian blok semester akhir kelas sepuluh SMA. Sejalannya dengan waktu diri ini termasuk aktivis SMA pada saat itu alhamdulillah dapat terpilih dan berkesempatan menjadi delagasi kabupaten untuk mengikuti event nasional yaitu Jambore Nasional 2006 dan Perkemahan tingkat Nasional Saka Bhakti Husada 2006. Bukan sombong, diri ini akui memang mempunyai watak suppel atau gampang berkomunikasi dengan orang lain beragam watak atau daerah asal, watak ini didapat kan dari mama yang luar biasa bgt lah..pandai berkomunikasi dengan orang.memang tidak hanya diri ini hampir semua saudara kandung mempunyai watak yang sama so alhamdulillah kami selalu dipercaya walaupun berpergian kemana-mana di daerah manapun. Mulai buka-bukaan ni, dengan demikian dalam dua event itu diri ini pun banyak kenalan dari berbagai daerah yang berbeda yang masih ingat yang paling dekat itu Bli D dr Bali, si KK A dari Jateng, Ane dr Banten dan abang F dari JKT terus beberapa lupa namnya dari Makasar, NTT (Eka), NTB dan Palembang. Karena ambisi sebelumnya, kenalan yang paling difokuskan adalah dari Bali, Jateng, Banten dan JKT semuanya kaum adam karena apa? Karena mereka adalah mahsiswa kedokteran hehehehe...10 hari bersama mereka memang terlalu singkat rasanya tidak sedikit sih teman kaum hawa nya bnyak..Cuma tidak begitu di fokuskan seperti 4 orang tadi. Kebetulan pas waktu itu sudah trend namnya SMS ya dengan HP nokia 2300 itu diri ini bisa berkenalan dan berkomunikasi dengan 4 orang itu berlanjut. Namun sejalan nya dengan waktu ada beberapa orang yang tereliminasi alam dan diri ini eliminasi. Faktor penyebabnya adalah 1 karena berbeda keyakinan dia agama budha siapa? Ya tepat Bli D dari bali sudah tereliminasi kami berkomunikasi tdak begitu rutin just say hallo, dan how are you?. Jadi masih ade 3 orang lagi namun sejalannya dengan waktu ANE dari banten harus terhapus karena apa? Karena jarang kuliah dan out dari kuliahnya waduh...sayang kan..kedokteran.. gitu loh? Entah apa alasanya mungkin karena faktor yng lain dan pribadi. secara kuliahnya di universitas suwasta pasti mahal kan?. Nah alhasil tinggal 2 orang lagi dari Jateng dan JKt si KK ma si Abang ini...wow..funtastis deh kami berkomunikasinya evry day..mungkin hampir tiga tahun berkomunkasi akrab bgt melalui SMS dan Telpn. Rasanya punya sahabat SMS gitu deh..dari mulai bersetatus teman, sahabat, KK adik eum...TTM sampai..Ups SLJJ menjadi SCJJ alias Sambungan Cinta Jarak Jauh.
SCJJ pun berjalan lancar terutama denga si kk dari Jateng, ya itupun yang menjadi salah satu Motivasi diri ini kenapa kuliah di daerah Jateng tidak di Jabar saja. ketika diri ini lulus SMA wow bergelut seribu rasa yang ada di hati dan pikiran yang utama itu pengen kuliah gratis tidak menyusahkan mama..itu yang utama alhasil SCJJ kami pun terhambat. Alhamdulilah diri ini diberikan kesempatan dapat kuliah bersama salah satu beasiswa unggulan di negeri ini dan diri ini diterima di PTN ternama di JATENG walaupun tidak kedokteran namun masih ada keterkaitan yaitu NUTRISI masih berbau kesehatan lah..hehe..memang namanya takdir itu yang tau ya sang Kholiq lah..yang Maha Tau. Dengan jalan beasiswa yang didapatkan ada bnyak ilmu yang didapat, pertama karena suatu surat perjanjian dan kesanggupan syarat mendapatkan beasiswa, diri ini secara sepihak memutuskan langsung SCJJ dengan tidak mengubur keinginan Tiga tahun yang lalu. Hati ini pun mentancapkan beberapa keinginan yang mulia. Pikir diri ni karena baesiswa hal yang utama, pada waktu itu kehilangan SCJJ pun tidak apa2 asal dapat Beasiswa dan bisa Kuliah di PTN terkemuka di daerah Asal si KK. Di lain pihak si KK lagi benar-benar kuat, tidak menerima alasan apapun yang diri ini jelaskan tentang peraturan beasiswa itu. Hubungan komunikasi kami bagaikan telur diujung tanduk ditambah pada saat itu KK lg banyak menyelesaikan tugas-tugas kuliahnya tingkat akhir dan bersiap untk mengambil propesi kedokteran. Memang tidak disangka sebelumnya si KK kuliahnya di sebuah universitas Swasta di Jogjakarta dan ternyata wilayah kampus kami berbeda alhasil setelah mengenal dunia kampus komunikasi kami pun selasai tak berkesimpulan. Hanya saja diri ini sudah berkomitmen dan berjanji kepada beasiswa dan diri sendiri untuk meningglkan kata Pacaran dalam bentuk apapun itu. Mengenal dunia ASETRI dan BEASISWA UNGGULAN yang didapat Subhanalloh..mendapatkan teman dan Keluwarga yang Luar biasa alhasil ketidak adaan komunikasi dengan si KK dapat tergantikan dengan semngat dan motivasi luar biasa yang terpancar dari kesibukan dunia kampus, lingkungan dan Asetri kemudian Pembinaan Pekanan.
Bogor, Juli 2009 “drett...drett...(HP bergetar diatas Kasur) tiba-tiba ada no M3 yang tidak asing rasanya no itu dikenal namun tidak ada nama kontaknya...sejenak kepala ini berpikir dan hati ini bertanya no siapa?. Tidak disangka dan mungkin bisa dikatakan lupa setelah diangkat dan mendengar suaranya DuG jatung ini langsung berdetak kencang, keringat dingin pun tiba-tiba keluwar dan rasa begitu gugup setelah mendengar suara disebrang telpon sana dengan terbata-bata mulut ini menjawab salam dari nya. Siapakah orang itu? Dan ada apa kabar yang didapat? Heummmmmmmmmmmmmmm setelah ditutup telpon itu, hidung ini menghirup udara dalam-dalam. Untuk melepas kegelisahan dan kegundahan yang tadi sekejap mungkin muka ini berekspresi tegang dan bengong pikiran pun melayang ke tiga tahun silam, mungkin juga pada saat itu mata ini mengeluarkan air sedikit sampai teman sekamar sama-sama penerima Beasiswa yang berasal dari Ibu kota bertanya dan terheran. Sedikitpun mulut ini tidak mengeluarkan kata apapun pada saat itu mungkin hampir 1-2 jam diri ini hanya berdiam diri namun beraktifitas mengerjakan yang lain, berdiam diri disini menutup mulut tidak berkomunikasi apapun dengan teman disekeliling. Entah bagaimna rasanya saat itu dan bertepatan juga pada saat kami dikumpulkan di Bogor di acara tahunan pertemuan nasional antara sesama penerima beasiswa.
Telepon itu dari si KK yang intinya memberikan kabar bahwa sebentar lagi dia wisuda dan membereskan pendidikan Propesinya, kemudian hendak memperjelas hubungan atau dengan bahsa teman-teman Asetri akan mengkhitbah diri ini dan meminta untuk dipertemukan dengan Mama. Telepon itu tak satupun ada percakapan yang keluwar dari mulut ini hanya tadi menjawab salam yang terbata-bata. Entah bagimana yang dirasakan si KK disana yang tidak mendapatkan jawaban apapun dari diri ini sampai telpon pun dimatikannya sendiri. Peristiwa itu sempat menghantui sampai satu hari alhasil diri ini tidak begitu konsentrasi mengikuti kegiatan padahal acaranya bagus yaitu talk show dari seorang wartawan koran ternama yang telah berpengalaman langsung berada di Jalur Gaza. Tugas membuat artikel pun tidak dilakukan ya,,karena peristiwa itu. Namun alhamdulillah hati ini bisa membuka pikiran yang baik dengan semngat motivasi lingkungan sekitar akhirnya diri ni bisa melupakan kejadian itu dan bisa berkonsentrasi mengikuti kegiatan nasional itu. Tidak ada seorang pun yang tau tentang kejadian itu bahkan keluwarga. No hp yang tadi enatah kenapa langsung di delet tidak ada pikiran apapun yang menjurus untuk memikirkan peristiwa telpon tadi dan setelah usai kegiatan nasional pun tidak dihubungi. sempat ada niatan untuk sms tapi terlanjur no hp itu sudah terhapus.
Peristiwa telepon itu memang sempat menghantui pikiran ini dalam beberpa minggu, namun alhamdulillah masih terkalahkan motivasi diri ini untuk meraih mimpi yang lain sampai akhirnya tahun kedua di kampus saya dapat email yang mengejutkan sih mungkin ya sama terkejutnya ketika telpon yang lalu hehe...tpi terkejut ni..lebih dalamnya ke hati bukan ke jantung... apa coba isi emailnya?. Sebuah file dengan bentuk JPG terlihat seperti hasil Scan bertulisan kata-kata indah berwarna biru muda dengan hiasan bunga cantik dan kaligrafi sebuah ayat alquran dengn tinta mas. Sudah menebak apa itu? Ya..surat undangan pernikahan tertulis disana namanya dengan lenkap dan sudah bertitel dr alias Dokter dengan nama seorang perempuan yang bagus dilihat titelnya S.kep.hehehe..mengenang itu...rasanya.............................................................sensor ah.
Sejalanya waktu di dunia ini, dan berbagai peristiwa yang terjadi banyak ilmu yang di dapat, pengalaman, pemahaman, sahabat, teman, keluwarga dan kebiasan baik, etos serta motivasi sudah merubah paradigma dalam diri ini. Dan dokter yang paling hebat adalah Dokter kehidupan siapa pun orangnya, apapun itu, bagaimna pun pekerjaanya, dimanpun berada, kapanpun bertemunya, mengapa demikian. Diri ini yakin..perbaikilah diri terlebih dahulu maka hingga ujung waktu dan waktu yang tepat Dokter kehidupan pun ada.